PT Bursa Efek Indonesia menargetkan nilai transaksi pasar modal pada tahun depan hingga mencapai Rp7 triliun per hari.
Direktur
Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan mengatakan,
tahun ini nilai transaksi bisa mencapai Rp5,8 triliun per hari.
Dengan
adanya perluasan calon investor pasar modal melalui sosialisasi yang
diharapkan bisa tumbuh hingga mencapai 200.000 investor.
"Kami
akan gencar melakukan pengenalan saham kepada semua kalangan termasuk
pasar generasi muda," ujarnya di sela - sela Seminar Pasar Modal di
Balikpapan, Kamis (3/12/2015).
Dia mengatakan,
akan menjaring seluruh nasabah baru dan mengaktifkan nasabah lama di
seluruh perwakilan Bursa Efek Indonesia. Namun dia mengaku tidak
memiliki strategi khusus untuk menggarap nasabah dari wilayah tertentu.
“Saya
pikir ini hanya masalah populasi, mungkin karena wilayah Jawa dan Bali
lebih padat penduduknya. Kami fokus melakukan pengembangan ke seluruh
nusantara. Menembus berbagai elemen yang disasar untuk menjadi
investor,” tuturnya.
Untuk mengenalkan pasar modal
kepada generasi muda, BEI juga memilih musisi Giring Ganesha, vokalis
grup band Nidji, sebagai Duta Pasar Modal.
Giring
sengaja dibawa oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memotivasi
mahasiswa untuk memanfaatkan Galeri Investasi BEI yang berlokasi di
Universitas Balikpapan.
Di depan ratusan calon
investor muda itu, pria yang identik dengan rambut keriting ini membagi
pengalamannya dalam berinvestasi di pasar modal.“Pasar modal adalah
investasi favorit saya,” katanya.
Giring
mengatakan bahwa investasi di pasar modal dapat di analogikan seperti
hubungan dengan gebetan atau pasangan, harus dijaga keharmonisannya.
Ia juga berpendapat generasi muda sekarang sangat beruntung, saat ini reksa dana hanya bermodalkan Rp100.000.
“Jika masih bingung cari saham blue chip dan waktu yang tepat. Kita kan juga sudah sibuk, jadi yang pasti-pasti aja,” sahutnya.
Sementara
itu, President Director PT Phintraco Securities Jeffrey Hendrik
mengatakan, saat ini pasar anak muda memang sangat potensial.
Dari 8.000 jumlah nasabah yang ia miliki, 80% di antaranya adalah investor dengan usia dibawah 30 tahun.
“Sangat
prospektif, mengingat cukup rumit bagi orang yang lebih tua mengenalkan
konsep investasi pasar modal. Mereka menyerap cepat konsep investasi
ini karena sarat dengan teknologi. Pengenalan sejak dini sangat penting,
sementara itu meraka akan tumbuh menjadi pelaku ekonomi dan
berpenghasilan yang besar untuk ikut bermain saham,” katanya.
Guna
mempermudah pengenalan pasar modal, pihaknya menyediakan beberapa
program sosialisasi diantaranya adalah menyediakan fasilitas membuka
rekening senilai Rp100.000 dan mesin simulator untuk pemula.
Sumber: Bisnis