Browsing "Older Posts"

Home » News

Di Depan Para Pemuka Agama, Sri Mulyani Beberkan Kondisi Ekonomi RI


Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengundang para Pemuka Agama Kristen untuk berdialog tentang perekonomian Indonesia. Khususnya terkait dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 dan perpajakan.

Acara dilangsungkan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), Jakarta Selatan. Setidaknya ada sekitar 100 orang dari berbagai Agama hadir dalam dialog tersebut. Di awali dengan paparan dari Sri Mulyani.
Senin, 16 Januari 2017

Darmin: Peran Sektor Digital Sangat Besar di Ekonomi RI


Malang - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darwin Nasution memandang Indonesia memiliki potensi besar dalam meningkatkan ekonomi, salah satunya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi atau e-commerce atau perdagangan elektronik.

"Peran digital sangat besar, yang mendasar adalah keterbukaan akses informasi seluas-luasnya yang kemudian dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian masyarakat dalam proses pemerintahan dan pembangunan," kata Darwin dalam orasi ilmiah Dies Natalis Universitas Brawijaya ke-54 di Gedung Samantha Krida, Kamis (5/1/2017).

Dikatakan, dengan teknologi digital, segala sesuatu menjadi mudah diakses, sehingga diperlukan kematangan berpikir untuk memilih dan memilah hal-hal yang baik serta perlu kegesitan dalam mengambil kesempatan.

Salah satunya kesempatan untuk ikut berpartisipasi dalam perekonomian global secara lebih aktif, khususnya di sektor perdagangan yang saat ini telah menggunakan basis digital atau yang biasa disebut dengan e-commerce.

Dalam jangka menengah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan visi untuk menempatkan Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020, dengan memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya untuk produk dan pelaku lokal. Jangan sampai kesempatan emas ini terlewat begitu saja dan Indonesia hanya menjadi pasar bagi produk dan pelaku asing.

Untuk mencapai visi tersebut, target yang ditetapkan di antaranya adalah tercipta 1.000 digital start-up dengan valuasi bisnis sebesar US$ 10 miliar. Dengan jumlah startup yang meningkat, maka diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kegiatan e-commerce hingga mencapai 50% per tahun.

"Transaksi e-commerce diproyeksikan mencapai US$ 130 M pada tahun 2020. ndonesia telah memiliki potensi yang cukup besar sebagai modal pengembangan ekonomi digital. Data bulan Januari tahun 2016 menyatakan bahwa potensi infrastruktur TIK telah mencakup sekitar 90% dari populasi dengan lebih dari 126% tingkat penetrasi mobile. Selain itu, tingkat pengguna internet juga telah mencapai 51,8% dari total penduduk Indonesia," jelasnya.

Masih disampaikan Darwin, aktivitas transaksi digital harus dapat menjadi gerakan inklusif yang melibatkan semua pihak dan seluruh lapisan masyarakat.

Sektor retail saat ini marak diperjualbelikan secara online dengan komoditas utama kebutuhan rumah tangga. Namun untuk menangkap manfaat yang lebih luas, kita juga harus mampu merangkul sektor ekonomi lokal seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan sektor lokal lainnya untuk ikut bermain secara aktif dalam perdagangan berbasis elektronik.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keterkaitan desa-kota dan mendorong perekonomian lokal, karena e-commerce telah mengubah cara bertransaksi menjadi lebih luas tanpa batasan baik ruang maupun waktu.

Darmin: Peran Sektor Digital Sangat Besar di Ekonomi RIFoto: Muhammad Aminudin

Diharapkan melalui e-commerce, para pelaku usaha lokal di perdesaan dapat beralih menjadi UMKM digital sehingga dapat meningkatkan dan memperluas usahanya, dan akhirnya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraannya. Sebagai negara dengan beragam potensi dan sumber daya yang menyebar di seluruh pelosok negeri, transaksi berbasis digital ini harus dapat kita manfaatkan untuk menjadi alat bagi pemerataan pertumbuhan ekonomi.

Aplikasi-aplikasi berbasis teknologi digital bagi petani dan nelayan ini akan membantu mendekatkan antara produsen dan konsumen tanpa harus melalui mata rantai yang panjang, sehingga dengan memanfaatkan platform e-commerce harga di tingkat petani dan nelayan menjadi semakin baik.

Dan juga aplikasi-aplikasi ini dapat mengkorporasi para nelayan dan petani agar mempunyai skala ekonomi sehingga mempunyai kekuatan untuk akses ke permodalan dan akses ke pasar. Dibanding sistem perdagangan konvesional, e-commerce yang memberikan berbagai kelebihan.

"Banyak dari manfaat e-commerce, yakni ekspansi pasar, rantai perdagangan lebih efesien, pemasaran lebih mudah dengan biaya murah," terangnya.

Namun dikatakan Darwin, ada beberapa tantangan serta masalah yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Karena untuk mencapai pemerataan melalui transaksi digital harus tersedia infratruktur internet. Dan yang terpenting menjaga keamanan transaksi elektronik.

Karena data tahun 2016 menunjukkan bahwa dari 130 juta pengguna internet di Indonesia, hampir 30% atau sejumlah 30,4 juta pengguna merasa transaksi online tidak aman.

Tantangan lainnya ialah terkait sektor pendukung untuk meningkatkan kualitas transaksi digital, salah satunya adalah konektivitas logistik. Sebagai negara kepulauan yang besar, Indonesia memerlukan sebuah sistem logistik yang terintegrasi tidak hanya antar kota dan pulau besar, tapi juga yang dapat menjangkau seluruh daerah.

"Oleh karena itu untuk mendorong Indonesia sebagai pemain utama digital ekonomi yang menjadi fokus ialah pengembangan pelaku usaha. Dalam hal ini dapat dikelompokkan yaitu wirausaha di bidang teknologi digital atau yang biasa disebut dengan start up, dan unit usaha (khususnya UMKM) yang didorong untuk go digital. Serta keterlibatan pemerintah secara langsung menyusun skema pendanaan dalam rangka menumbuhkan bisnis Tech Start-up lebih banyak lagi," beber Darwin.

Sumber: Detik
Kamis, 05 Januari 2017

Bertemu Sri Mulyani, Dirut BEI: Tolong Bu Paksa 'Mereka' Listing di Bursa


Jakarta - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio, bertemu Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Pertemuan tersebut tak lain membahas mengenai perkembangan pasar modal Indonesia.

Tito menyampaikan kegelisahannya kepada Sri Mulyani, salah satunya terkait masih minimnya perusahaan yang mau masuk bursa saham melalui Initial Public Offering (IPO).

Bahkan, masih banyak perusahaan-perusahaan Indonesia yang justru mencatatkan sahamnya di bursa saham luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Sidney, dan New York.

Tito meminta kepada Sri Mulyani untuk memaksa perusahaan-perusahaan ini melantai di bursa saham Indonesia.

"(Ketemu Menkeu) Ya, laporan hal yang sama, laporan mengenai bagaimana pasar modal, saya juga ngomong hal yang sama mengenai privatisasi, dan S&P. Saya laporkan 52 perusahaan itu namanya saya kasih Bu Ani semua. Saya minta tolong, Bu Ani tolong Bu mereka harus listed," kata Tito saat ditemui di Kemenko Maritim, Jakarta, Kamis (5/1/2016).

Sayangnya, Tito enggan menyebutkan nama-nama 52 perusahaan dimaksud. Tito hanya mendesak Sri Mulyani agar mereka mencatatkan sahamnya di BEI bukan bursa saham negara lain.

"Saya minta tolong, saya bilang tidak elok kalau pendapatan lu, aset dar Indonesia, listed lu di luar negeri. Dana pensiun harus menikmati. Saya minta tolong Bu Ani, tolong Bu ingetin mereka. Saya minta tolong pemerintah paksa mereka listed di sini," pinta Tito.

Bahkan, Tito menyebutkan, ada 2 perusahaan tambang dan 1 perusahaan properti yang kepemilikannya Indonesia dan mencari pendapatan di Indonesia, namun mencatatkan sahamnya di luar negeri.

"Saya sudah bicara 3, nggak boleh ngomong. Kepemilikannya Indonesia, pakai nama asing tiga-tiganya. Dua mining satu properti. Total (size) kalau 50 perusahaan itu di atas Rp 400 triliun, gede kok. Nggak pantes lah, kalau ambil duit, aset Indonesia, listing di Indonesia dong," ucap dia.

"Persoalannya, IPO karena pemilikannya, PT luar negeri, itu harus pakai Indonesia Depository Receipt (IDR), peraturan itu sudah ada 7 tahun, tapi belum ada yang mau. Kita juga sedang ngomong, Pak Samsul ngomong ke mereka karena ada satu perusahaan HT (Hari Tanoe) perusahaan IT, listing di Perth, mau listed di sini harus pakai IDR," pungkasnya.

Sumber: Detik

Berikan Alternatif Selain PMN, Dirut BEI Ajak BUMN Go Public


Jakarta - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengajak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk ramai-ramai menambah struktur permodalan lewat pasar modal. Dengan menjadi perusahaan publik, BUMN bisa mendapatkan pendanaan tanpa harus bergantung kepada Penyertaan Modal Negara (PMN).

"Saya asumsi begini, kenapa PMN kalau perlu biaya (bangun) infrastruktur ada pasar modal. Saya udah bicara pakai pasar modal, lihat obligasi naik tuh," jelas Tito di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (3/1/2017).

Sehingga pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh BUMN bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala dana.

"Kan Jokowi bilang kalau ada proyek infrastruktur kasih swasta dulu, baru kasih BUMN, BUMN nggak bisa baru ke pemerintah," tutur Tito.

Tito menambahkan, perdagangan di BEI juga tidak terpengaruh dari gejolak politik di Indonesia. Sehingga investor pasar modal tidak perlu khawatir menanamkan uangnya di BEI karena terbilang minim risiko.

"Historically, politik tidak pernah mempengaruhi pasar modal," tutup Tito.

Sumber: Detik
Selasa, 03 Januari 2017

JK dan Sri Mulyani Buka Perdagangan Bursa 2017


Jakarta - Perdagangan saham 2017 Bursa Efek Indonesia (BEI) telah resmi dibuka. Pembukaan dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Peresmian pembukaan juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Nurhaida, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua BKPM Thomas Lembang Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio.

Jokowi & Slank meriahkan penutupan BEI akhir tahun



JAKARTA. Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan, perdagangan akhir tahun di BEI akan ditutup oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat 30 Desember ini.
Tito menuturkan, pihaknya sudah menyampaikan undangan kepada Jokowi untuk menghadiri penutupan perdagangan pasar modal. Dan saat ini BEI sedang menunggu konfirmasi kehadiran orang nomor 1 di Indonesia ini.
"Kami sudah undang Pak Jokowi hadiri penutupan. Kami menunggu konfirmasi beliau," ujar Tito di Jakarta, Selasa (27/12).
Tak hanya dihadiri Jokowi, penutupan perdagangan BEI juga akan dimeriahkan oleh grup band Slank. Kedatangan musisi papan atas ini diharapkan dapat menarik pengunjung.
"Penutupan tanggal 30 Desember juga ditutup Slank. Mereka manggung dan memeriahkan (penutupan)," terangnya.
Sementara itu, pembukaan perdagangan BEI yang jatuh pada 3 Januari 2017 akan dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Berbeda dengan Jokowi yang masih ditunggu kepastiannya, JK sudah dipastikan hadir.
"Pembukaan tanggal 3 Januari. Pembukaan dihadiri Pak JK, beliau sudah konfirmasi hari ini," pungkasnya.

Sumber: Kontan
Rabu, 28 Desember 2016

Investor serap rights issue PTPP dan WIKA


JAKARTA. Aksi rights issue sejumlah emiten pelat merah mendapatkan respons cukup positif dari investor. PT PP Tbk (PTPP) misalnya. Perusahaan konstruksi ini menyelesaikan proses penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu beberapa waktu lalu.
Manajemen PTPP menyebutkan saham baru yang diterbitkan cukup laris dan diborong oleh investor, bahkan mendapatkan kelebihan permintaan alias oversubscribed.
"Luar biasa, kalau dilihat, sudah oversubscribed," ujar Agus S. Kana, Sekretaris Perusahaan PTPP, kepada KONTAN, Jumat (16/11) lalu.
Dia juga bilang, pembelian saham rights issue PTPP telah laris dijual per 15 Desember 2016 dan hanya menyisakan proses pendataan saja. Sebagai informasi, saham PTPP ditawarkan dengan harga Rp 3.250 per saham. Padahal, sehari sebelumnya, harga saham PTPP di pasar sudah mencapai Rp 3.890 per saham.
Agus juga bilang, pemerintah dan investor publik menyerap seluruh saham baru, sehingga tak ada saham yang perlu diserap oleh pembeli siaga.
Sebagian besar dana rights issue sudah mulai masuk ke kantong perusahaan. Diharapkan pada 19 Desember 2016 ini seluruh dana hasil rights issue masuk dan bisa dialokasikan untuk kebutuhan ekpansi.
PTPP melaksanakan rights issue dengan menerbitkan sebanyak 1,3 miliar saham. Dari aksi korporasi tersebut, perkiraan dana yang diraup adalah sekitar Rp 4,4 triliun.
Aksi WIKA
Selain PTPP, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menuntaskan proses rights issue dengan penyerapan maksimal. Dari data yang dirilis Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), badan usaha asing menyerap 9% rights issue WIKA.
Rights issue ini juga banyak diserap oleh investor ritel, yakni sebanyak 7% atau 225,32 juta saham. Sisanya diserap oleh investor lokal institusi seperti asuransi, yayasan, dana pensiun serta pengelola reksadana.
Hans Kwee, Direktur Investa Saran Mandiri, berpendapat, harga saham rights issue emiten badan usaha milik negara (BUMN) terdiskon cukup banyak. Hal tersebut cukup menarik minat para investor untuk membeli saham-saham tersebut.
Apalagi, emiten yang menggelar rights issue adalah emiten yang berada di sektor favorit, yakni sektor konstruksi dan infrastruktur. "Investor sangat memandang positif sektor infrastruktur ini, karena akan mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Hans.
Setelah pelaksanaan rights issue, diperkirakan leverage ratio emiten-emiten pelat merah ini juga menurun. Sehingga, emiten berpeluang memperkuat ekspansi pada tahun depan.
"Setelah rights issue, harga saham memang cenderung turun. Namun saat ini sudah terlihat harga saham-saham emiten tersebut mulai naik," imbuh Hans.
Dia merekomendasikan buy untuk PT Jasa Marga Tbk (JSMR), WIKA dan PTPP, dengan target harga tahun ini masing-masing Rp 4.750, Rp 2.650 dan Rp 3.950 per saham.
Sementara target harga tahun depan masing-masing adalah Rp 5.700, Rp 3.175 dan Rp 4.850 per saham. Harga saham JSMR, WIKA dan PTPP pada Jumat (16/12) akhir pekan lalu masing-masing ditutup di posisi Rp 4.510, Rp 2.500 dan Rp 3.880 per saham.

Sumber: Kontan
Senin, 19 Desember 2016

Sawit Sumbermas Sarana Bangun Dua Pabrik Kelapa Sawit Tahun Depan


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) berencana membangun dua pabrik kelapa sawit (PKS) tahun depan di Kalimantan Tengah.
Direktur Utama SSMS Vallauthan Subraminam mengatakan, kebutuhan investasi untuk pembangunan dua PKS tersebut mencapai Rp 250 miliar.
"Sumbernya dari internal. Kalau perlu kami akan cari financing, tetapi biasanya kami dari internal dulu," kata Subraminam ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta, Rabu (13/12/2016).
Subraminam belum memberikan detil rencana pabrik tersebut. Tetapi ia menjelaskan, ada proyek lain yang akan dikembangkan tahun depan yang menelan dana hingga Rp 350 miliar.
Tahun depan, SSMS menargetkan memproduksi tandan buah segar (TBS) hingga 1,2 juta ton hanya dari lahan inti.
Subraminam menuturkan, jika harga terus dalam kondisi baik, maka pendapatan tahun depan akan meningkat 48 persen.
Selanjutnya, lima tahun mendatang perusahaan akan memiliki luas lahan hingga 150.000 hektar (ha). Penambahan lahan bisa dilakukan secara organik maupun anorganik (akuisisi).
"Untuk akuisisi, kami sedang mencari atau sedang negosiasi dengan beberapa perusahaan. Tetapi nilainya dan nama perusahaannya belum bisa kami sampaikan," kata Subraminam.
Selain menambah luas areal lahan, Subraminam mengatakan perusahaan juga meningkatkan produksivitas kebun yang ada. SSMS juga terus mengembangkan kebun yang memenuhi syarat sawit berkelanjutan.
"Beberapa kebun kami sudah mendapat izin ketelusuran, dan minyak kami juga dibeli oleh pembeli yang mensyaratkan ketelusuran," kata dia.
Saat ini, 30 persen dari produksi SSMS diekspor, sedangkan mayoritas masih diserap pasar domestik. Salah satu negara tujuan ekspornya yaitu India.
Subraminam menuturkan, pihaknya tengah menjajaki pasar lain seperti Pakistan dan Bangladesh.
Mengenai kebijakan mandatory biodisel 15 dan 20 yang dicanangkan pemerintah tahun ini, Suraminam menuturkan pihaknya belum merasakan dampak signifikan terhadap peningkatan serapan domestik.
Tetapi ia memuji bahwa itu adalah langkah yang tepat. "Harga CPO terbantu naik karena ada pembuatan biodisel 1,7 juta kiloliter," kata Subraminam.
RUPS SSMS memutuskan mengangkat Direktur Keuangan yang baru, yaitu Nicholas Justin Whittle, seorang berkewarganegaraan Inggris kelahiran Preston, 50 tahun silam.
Sebelumnya, Justin menduduki berbagai jabatan di PT Capital Inc Tbk, PT ODG Indonesia, Hot-Hed International S.A, PT Trimegah Securities Tbk, dan perusahaan atau lembaga lain.

Sumber: Kompas
Kamis, 15 Desember 2016