Rapor PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masih merah. Kerugian produsen
batubara milik Grup Bakrie ini semakin besar. Di semester I-2015, BUMI
menderita kerugian bersih US$ 566,24 juta atau Rp 7,93 triliun (kurs Rp
14.000 per dollar AS).
Di periode sama tahun lalu, BUMI masih meraup laba bersih US$ 130
juta, karena ada laba dari penjualan aset. Kerugian BUMI di separuh
pertama tahun ini bermula dari anjloknya pendapatan sebesar 41,26% year on year (yoy) menjadi US$ 21,49 juta.
Mengacu laporan keuangan 30 Juni 2015 yang dipublikasikan kemarin,
beban pokok pendapatan BUMI memang menurun. Namun, emiten ini masih
mencetak beban bunga dan keuangan akibat utang US$ 279,8 juta. Belum
lagi, ada pos penurunan nilai aset US$ 212,32 juta yang membuat bottom line BUMI mengkerut.
Lalu, ada beban lain-lain senilai US$ 166,8 juta. Beban ini berasal
dari utang dollar AS pihak berelasi. Itu merupakan utang tanpa bunga dan
tidak memiliki jangka waktu pembayaran tetap. Nilainya US$ 521 juta
atau 9,16% dari total kewajiban BUMI.
Sampai laporan keuangan ini diterbitkan, BUMI belum berhasil
merestrukturisasi utangnya. Tahun lalu, BUMI sempat menjual beberapa
asetnya demi mencicil pembayaran utang. Namun, sampai sekarang total
kewajiban BUMI belum juga berkurang.
Per Juni 2015, ada liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo satu
tahun sekitar US$ 3,5 miliar. Jika ditotal, liabilitas BUMI malah naik
menjadi US$ 5,6 miliar, dari akhir tahun lalu US$ 5,3 miliar. Sementara
total aset BUMI sebesar US$ 4,3 miliar. Alhasil, BUMI membukukan ekuitas
negatif atau defisiensi modal US$ 1,3 miliar. Defisiensi modal itu
membengkak dari sebelumnya US$ 733 juta.
Sebelumnya, Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI Dileep Srivastava
mengungkapkan bahwa salah satu opsi restrukturisasi yang dikaji BUMI
adalah dengan mencari investor strategis untuk membantu BUMI
menyelesaikan utang. BUMI juga membuka peluang untuk menukar saham
dengan utang. Sampai kemarin, harga saham BUMI masih anteng di level
gocap alias Rp 50 per saham.
Sumber
Tags: saham online, investasi saham, trading saham online, trading saham indonesia, broker saham indonesia, broker saham online indonesia
