Harga minyak kian murah, tergerus hingga 4,3% Unknown Kamis, 20 Agustus 2015


Harga minyak Amerika Serikat ditutup di level terendahnya dalam enam tahun terakhir pada Rabu (19/8). Kondisi ini terjadi seiring adanya kenaikan tak terduga atas cadangan minyak di Negeri Paman Sam itu.

Data yang dihimpun Reuters menunjukkan, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) ambles 4,3% menjadi US$ 40,80 sebarel. Ini merupakan level harga terlemah sejak Maret 2009.

Sedangkan harga minyak Brent turun 20 sen menjadi US$ 46,90 per barel.
Sekadar informasi, data yang dirilis Energy Information Association AS menunjukkan, cadangan minyak AS melonjak 2,6 juta barel menjadi 456,21 juta barel pada pekan lalu. Sedangkan cadangan minyak di Cushing, Oklahoma, naik 326.000 barel menjadi 57,44 juta barel.

Jika dibandingkan dengan prediksi hasil polling yang dilakukan Reuters, terjadi perbedaan yang cukup jauh di mana pelaku pasar meramal penurunan cadangan minyak sebesar 777.000 barel.

"Data tersebut cukup mengejutkan, di mana cadangan melonjak pada saat pelaku pasar memprediksi terjadinya penurunan. Kami rasa, data tersebut tidak disebabkan oleh harga minyak spot saat ini," papar Tariq Zair, managing member Tyche Capital Advisors di Laurel Hollow, New York.

Sumber 

Tags: saham onlineinvestasi sahamtrading saham onlinetrading saham indonesiabroker saham indonesiabroker saham online indonesia
Tags: